Kasih seorang ibu sering dianggap sebagai kasih yang paling dekat dengan pengorbanan. Seorang ibu sanggup berjaga malam, menahan lapar, mengorbankan masa dan tenaga demi memastikan anaknya membesar dengan sempurna. Bahkan, ketika anak masih bayi, hubungan antara ibu dengan anak begitu erat sehingga setiap tangisan dan gerakan kecil menjadi perhatian.
Namun, al-Quran menggambarkan suatu keadaan yang amat luar biasa ketika berlaku hari kiamat. Kasih dan perhatian seorang ibu yang begitu mendalam terhadap anaknya seolah-olah terganggu oleh kedahsyatan peristiwa tersebut. Gambaran ini bukan sekadar menyentuh emosi, malah mengajak manusia memahami betapa dahsyatnya hari yang dijanjikan Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam Surah al-Hajj, ayat 2: "Pada hari kamu melihatnya, setiap ibu yang menyusukan anaknya akan melupakan anak yang disusuinya dan setiap perempuan yang mengandung akan menggugurkan kandungannya dan engkau melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal mereka sebenarnya tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat berat."








